Catatan Perjalanan Akar Ibu 2025 (Pos 1 - Pos 4)
P eranku sebagai ibu bukan hanya perjalanan pengasuhan, melainkan perjalanan menemukan makna sebagai seorang hamba. Puncak yang kutuju bukan sekadar pencapaian intelektual atau karier, tetapi kehidupan keluarga yang sehat, bahagia, dan penuh kebermaknaan. Aku ingin menjadi jantung keluarga yang hidup dan menghidupkan: hadir utuh bagi suami dan anak, sambil terus bertumbuh sebagai pribadi yang mencintai ilmu dan memberi manfaat bagi sesama. Perjalanan ini kuibaratkan seperti mendaki sebuah gunung. Bukan gunung prestasi dunia, tetapi Gunung Makna, tempat aku belajar memahami siapa aku dalam pandangan Allah, apa peranku di dunia, dan bagaimana aku bisa mewariskan cahaya kebaikan. Setiap langkah yang kutapaki memiliki tujuan jelas melalui tonggak KM (Key Milestone) yang terukur, relevan dengan kondisi keluarga, dan selaras dengan visi jangka panjang. Pendakian ini kususun dalam empat spektrum besar transformasi diri: Ibu Bahagia: Fokus untuk memperkuat fondasi spiritual dan psikologis. Aku...