Sebuah Sudut yang Jarang Terlihat
Ada sebuah taman yang tampak memesona. Dari sudut tertentu, bunga-bunganya mekar sempurna, warnanya cerah, dan siapa pun yang lewat pasti akan terpesona. Begitu indah, begitu menenangkan, hingga kita percaya sudut itu adalah gambaran sempurna dari keindahan sebuah taman. Tapi bukankah keindahan sering kali menipu mata? Kita cenderung berhenti pada apa yang terlihat indah, tanpa pernah bertanya apakah ada cerita lain di baliknya. Sama seperti foto yang hanya membekukan satu momen, sudut pandang kita pun sering kali terbatas. Kita jarang menyadari bahwa ada sisi lain yang tidak tersorot kamera. Ketika kita beranjak ke sudut lainnya, boleh jadi pemandangan berbeda yang kita temukan. Ada bunga yang mulai layu, ada daun yang menguning, ada tanah yang kering, bahkan ada kelopak yang hampir hancur. Taman yang sama, tapi dengan wajah yang berbeda. Begitulah pula manusia. Kita sering kali melihat seseorang dari sudut terbaiknya: tutur katanya yang lembut, senyumnya yang menenangkan, ...